Tue 16th Dec, 2008, Cerpen

Persaingan

Dalam hidup, kita nggak pernah bisa lepas dari yang namanya persaingan. Entah itu dengan teman dekat kita, teman sekantor, saudara, atau memang yang menjadi pesaing kita. Dalm menjalani segala sesuatu aku tak pernah merasa mempunyai pesaing. Tapi kadang kecenderungan ke arah sana jadi timpul dan membuat kita merasa kalau kita punya saingan. Padahal sebelumnya aku merasa semua yang ada di sekitarku adalah partner.

Ada kejadian yang membuatku merasa kalau sekitarku ada sainganku. ENtah itu karena aku mulai tinggal di Jakarta yang keras atau memang kehidupan di sini menuntut untuk seperti itu?

Kenyataannya partner yang aku anggap bisa menjadi rekan kerjaku adalah saingan utamaku. O itu pasti. Dan aku harus lebih berhati-hati dalam memilih partner. Kami punya tujuan yang sama, misi dan visi yang sama. Hanya beda jalur. Tapi ternyata beda jalurpun kadang bisa menimbulkan crash yang bisa bikin kita naik darah. Apalagi kalau udah dihubung-hubungkan dengan pride.

So, buat yang membaca ini, mungkin tidak akan mengerti apa yang aku maksud. Tapi aku tau pasti apa yang sedang kubicarakan. Just a little warn for all of you, do not trust anybody! Just trust your self and God. 

3 Comments »

Right Click Here for TrackBack URI

  1. Comment by nurul, February 6, 2009 @ 6:23 am

    setelah pindah jakarta..gw malah ngerasa Tuhan makin sayang ama gw…but still..sometimes i do feel lonely here…but i got many awesome friends..hope u do too

  2. Comment by Rafid, February 15, 2009 @ 1:35 pm

    Wah kalo gitu kalo kopdaran sama anak2 blogfam lebih gampang kali ya kalo tinggal di jakarta :) )

  3. Comment by the tukang nggedeblues, March 4, 2009 @ 2:40 pm

    namanya juga saingan

    sabar

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>