Outbond Jek!
Sabtu kemaren kantor mengadakan outbond ke daerah Pangalengan. Acara outbond ini sebenernya untuk memeriahkan perayaan 17 Agustus di kantor. Sebelumnya kami melakukan beberapa pertandingan di kantor seperti Pingpong 3 on 3, Futsal, Soccer table dan bola tangan. Dan akhirnya outbond family gathering sebagai acara puncak. Awalnya kami ingin outbond di daerah gunung Puntang, tapi karena ada kesalahan prosedur dari pihak EO nya dan pengelola lokasi, lokasi di pindah ke Situ Cileunca. Tidak begitu jauh dari gunung Puntang.
Kami berangkat dengan menggunakan bus, outbond diikuti oleh seluruh karyawan dan keluarga. Melewati jalan yang berliku-liku dan naik turun cukup membuat perutku merasa mual. Singkat cerita, sampai juga kami di lokasi outbond. Kami dikumpulkan untuk melakukan brifing, penjelasan singkat ttg apa saja yang bakal kami lakukan. Juga sedikit pemanasan singkat.
Fliying Fox
Untuk sesi pertama yang aku lakukan, adalah Fliying Fox. Terus terang untuk hal beginian aku belum pernah melakukanya. Awalnya sih nampak seru-seru saja, tapi pas tiba giliranku, jantungku jadi berdetak lebih kencang, jadi merasa ketakutan. Tapi kepalang tanggung, harus dilakukan. Mau tidak mau
. Ternyata setelah di coba rasanya sangat seru, jadi pengen lagi. Semua orang pun mendapatkan giliranya masing-masing.
Line Bridge
Sesi kedua, Line Bridge. Berjalan diatas tali dengan ketinggian tertentu. Yang ini sama aja dengan sesi sebelumnya. Pas melihat orang-orang sebelumnya aku tenang-tenang aja, tapi pas melakukannya sendiri jadi lebih deg-deg an. Sebenernya yang membuat kawatir adalah tangga kayu buatan yang di pasang sebagai sarana untuk mencapa tali, sudah keliatan rapuh, takutnya pas di injek, tiba-tiba patah kan bisa jatoh, tapi akhirnya aku bisa sampe di atas juga
. Tinggal melewati talinya menuju ujung satunya. Langkah pertama masih terasa ringan, sampai pada langkah kelima dan seterusnya perjalanan semakin terasa berat, rasanya badan di tarik ke atas dan ke bawah. Dan rasanya capek banget. Tapi syukurlah akhirnya aku sanggup menyelesaikan perjuangan mencapai sisi lainya. Aku turun dengan perasaan sangat lega. Fiuhhh….*elap keringet*
Team Building
Sekarang waktunya team building setelah makan siang dan istirahat. Di sesi ini, kami akan dinilai kerjasamanya dalam team, kalau sebelumnya kami hanya di nilai secara personal. Dalam sesi team buliding kami melakukan 3 permainan, Dragon Head, One Finger dan Penjinak Bom.
Untuk permainan pertama (Dragon Head) adalah permainan yang murni mengandalkan kekuatan fisik. Disini kami di bagi menjadi 5 kelompok dengan beberapa anggota, 3 kelompok laki-laki dan 2 kelompok perempuan. Setiap orang dalam kelompok harus saling berkaitan dengan cara memeluk perut atau memegang baju teman yang ada di depanya masing-masing, sehingga membentuk barisan yang rapat dan kuat. Untuk anggota kelompok yang berada di paling belakang di pasangi balon. Dan tugas yang berada di depan adalah mengejar balon yang di pegang oleh lawan. Dengan cara apapun kami boleh memecahkan balon itu, tetapi dilarang menendang dan memukul. Balon siapa yang pecah dan barisan yang patah untuk pertama kalinya akan di anggap kalah. Permainan cukup seru dah melelahkan, sering sekali terjadi tubrukan dan tersikut-sikut, kepala beradu dengan hidung, kepala beradu dengan kepala, jatuh, tertumpuk-tumpuk dan terinjak-injak. Secara keseluruhan menyenangkan, walaupun rasa sakit ada dimana-mana
Permainan kedua, One Finger. Disini kami akan di uji bagaimana mengangkat satu gelas berisi air tanpa tumpah dengan hanya menyumbangkan satu jari saja. Gelas yang digunakan adalah gelas plastik. Semua team hampisr seluruhnya berhasil dengan teknik masing-masing. Sepertinya belum berakhir, panitia memotok bagian ulir yang terdapat di ujung gelas, jadi bentuk gelas akan penyok-penyok kalau di pegang *aduh gimana ngomongnya yah*. Tapi kamipun berhasil mengerjakanya dengan sukses
Permainan ketiga, Penjinak Bom. Disini, sudah disediakan sebuah ruangan kotak kecil yang berukuran 1x1 m, setiap sudutnya dibuat dari mambu dan dihubungkan dengan tali rafia. Dalam kotak tersebut akan diletakan 12 bola pingpong yang cerita sebagai bom, dan tugas kami adalah mengeluarkan bola-bola tersebut dari kotak tersebut dengan menggunakan sumpit. Setiap orang mendapatkan satu sumpit. Semua anggota kelompok harus masuk pada kotak tersebut dan mengeluarkan bola-bola itu tanpa menyenttuh tali rafia dan bambu yang berfungsi sebagai detonator. Kalau detonator tersentuh, kami harus mengulang permainan dari awal. Rata-rata kami harus mengulanag permainan karena kami menyentuk detonator pada saat akan keluar dari kotak
. Namun permainan berlangsung dengan cepat.
Itu adalah permainan terakhir, acara outbond pun ditutup dengan ceramah dari pihak EO dan pesan-pesanya, bagaimana untuk meningkatkan keakraban di kantor. Outbond kali ini emang menyenangkan, lebih membuat ikatan pertemanan kami menjadi semakin erat. Secara keseluruhan acara a outbond ini menyenangkan dan melelahkan, tapi kurang bo, kurang banyak dan kurang lama, jadi pengen lagi hihih
Sebelum kami pulang, kami menyempatkan diri untuk naik perahu menyeberangi danau menuju ke pulau yang ada di tengah danau. Di sana terdapat kebun murbai, buahnya besar-besar dan manis, cukup membuat kami puas untuk berjalan-jalan di sekitar kebun.
Untuk menuju ke kebun murbai, kita harus menyeberanginya dengan menggunakan kapal, tiap orang dikenakan biaya 5000 rupiah, sedangkan untuk masuk ke kebun murbei dengan membawa keranjang, cukup dengan uang 5000 rupiah, tanpa keranjang 2500 rupiah. Setelah puas makan murbei dan foto2 akhirnya kami pulang
jadi pengen jalan-jalan lagi hehehe…..

