Sekarang aku bener-bener yakin kalau dunia itu bulet, kalau saja teori bahwa dunia itu bulat belum pernah diluncurkan. Aku pernah punya pengalaman yang bener-bener membuat aku percaya kalau dunia ini sempit, tentang perkenalanku dengan seorang temen chat yang ternyata saudara temen kantorku.
Kali ini akan aku ceritakan tentang pengalamanku yang serba kebetulan tentang indahnya berteman dan membuat networking dunia maya yang pada akhirnya menjadi sebuah serba kebetulan yang lucu
Bermula dari hoby baru, blogwalking, aku memperoleh alamat blognya Hericz dari seorang temen kantorku yang ternyata temenku itu adik kelasnya Heri yang ngaku sering ngeliat Heri luntang-lantung dikampus. Walaupun temenku tu ternyata tidak di kenal Heri. Akhirnya aku mulai memilih tulisan-tulisan Heri dan membacanya, dan pada akhirnya aku menemukan sebuah ID YM yang katanya milih si pemilik blog dalam keadaan online. Iseng-iseng aku coba kirim message, eh ternyata di bales, dan terjadilah percakapan basa-basi, yang pada akhirnya mengakibatkan kami saling mengenal. Dan akhirnya kami sempat bertemu pada saat ultah blogfam yang ke-2. Heri datang bersama temen-temen ID-Gmail nya
Waktu terus berlalu dan aku sudah agak lupa dengan yang namanya Heri
. Suatu hari ada peristiwa kelahiran di kantorku, istri dari salah seorang rekan kerja ku ada yang melahirkan. Jadilah acara kunjungan kerumah rekan kerja kami. Disana kami mulai mengenal, dan ternyata istri rekan kerjaku itu temen Heri waktu kuliah dulu. Heheh kebetulan sekali bukan ? Hal ini jadi kembali mengingatkanku pada Heri
Ah sudah lupakan saja, mari kita melanjutkan ke peristiwa yang lain. Setelah kejadian-kejadian diatas, lama-lama aku mengenal Ira , tentu saja dari Heri juga. Inget dulu kenal pertama kali sama Ira, lewat conference via YM yang ngobrolin masalah buku.
Hari berganti hari, sampai pada akhirnya salah seorang teman di kantorku memutuskan untuk resign dan menempati kantor baru di Jakarta. Ada dua orang dari rekan kerjaku mas Adi dan mas Didik, ternyata kedua orang temanku ini akan bekerja ArtaJasa, kantor dimana Ira bekerja. Otomatis mas Adi, mas Didik dan Ira bakal saling mengenal. Akhirnya cerita-cerita perkenalan dari mereka pun mengalir seiring dengan waktu
Sewaktu mas Didik masih bekerja di kantor tempat aku bekerja sekarang, pernah cerita kalau dia punya saudara sepupu yang sekolah di sekolah tinggi yang sama dengan sekolah tinggi tempat dimana aku belajar, satu angkatan pula denganku. Namanya Ni’am. Aku tau yang namanya Ni’am, tapi beda kelas denganku, jadi ga kenal-kenal amat. Hanya tau wajah saja. Kadang kalau ketemu di kampus dulu, cuman saling senyum aja
iya ngga sih? Sekarang lewat chat, kami malah semakin kenal, karena sering ngobrolin masalah buku dan bola waktu PD lagi seru-serunya. Dan sungguh kebetulan sekali Ni’am bekerja pada perusahaan yang dipimpin oleh orang yang dulu pernah bekerja di eBdesk, kantor dimana aku bekerja sekarang.
Dan lebih parahnya, Ni’am sekantor juga sama mas Budi yang dulu juga pernah sekantor sama aku
. Mas Budi juga baru nyadar setelah aku kasih tau kalau Ni’am yang sekantor sama dia itu saudara sepupu mas Didik yang dulu pernah sekantor juga. hahah lucu ah. Dan ditambah, mas Budi ternyata ada keturunan orang Purworejo (tempat aku dibesarkan) heheh jadi tambah kenal, padahal dulu nggak kenal LOh
. Dan orang ini ternyata ikutan milish ID Gmail, yang so pasti tau Heri hahaha
Dan waktupun bergulir, salah seorang teman kuliahku dulu, Nanda curhat-curhat kalau waktu itu dia sedang mencari pekerjaan baru. Dia pun bercerita kalau ada beberapa yang sudah menawarinya pekerjaan. Akhirnya Nandapun bekerja pada perusahaan, yang pada waktu itu aku belum sempat menanyakan namanya.
Suatu sore, sebuah ID YM yang aku kenal memberikan sebuah pesan singkat, menanyakan tentang status YM ku, dulu kenal waktu ada conference nya orang-orang magelang namanya Mas Rudi. Aku sedikit heran, kok tiba-tiba nyapa dan nanyain masalah yang aku bicarakan dengan orang lain. Tiba-tiba saja ID YM nya Heri muncul…..dan ternyataaa….Heri dan Mas Rudi yang kukenal lewat Nanda dulu itu bossnya Heri hahhahahaha
Waduh sungguh kebetulan sekali bukan ? hihih aku sempat merasa geli sendiri kok bisa yaa?? Dan lama-lama aku tahu kalau Nanda itu bekerja di kantor yang sama dengan Heri dan mas Rudi itu hahahahh aduuuuwwh semakin kebetulan saja. Dan itu sama sekali tidak disengaja lo teman-teman
Senang sih mengetahui kebetulan-kebetulan yang mbulet ini
dan rasanya dunia semakin sempit saja
. Pernah memiliki cerita sepertiku ?